Cauaca Tak Menentu, Masyarakat Pesisir Pantai Selatan Dihimbau Waspada

Lumajang, Motim - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang menghimbau agar masyarakat di pesisir pantai selatan khususnya, untuk meningkatkan waspada. Karena saat ini memasuki masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan.
Kondisi Pantai TPI Bulurejo Tempursari
Kondisi Pantai TPI Bulurejo Tempursari
Sehingga cuaca tidak menentu, dan tiap saat cuaca esktrim bisa terjadi di pantai selatan. Ombak tinggi dan angin kencang bisa terjadi sewaktu-waktu. Seperti yang telah terjadi sebelumnya di Pantai TPI Bulurejo Tempursari hingga terjadi abrasi.

Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Wawan Hadi Siswoyo meyampaikan kepada masyarakat pesisir, khususnya nelayan, diharap tidak melaut dulu jika ombak tinggi.

“Ditunggu saja hingga ombak normal,” katanya pada Memo Timur, Selasa (29/10).

Sebagai antisipasi BPBD telah menempatkan relawan di sepanjang pantai selatan untuk memantau pantai. Menurutnya perlu dilakukan pemantauan yang lebih ekstra akhir-akhir ini, karena cuaca yang tidak menentu.

“Karena masa transisi, khawatir tiba-tiba hujan, angin kencang. Kita antisipasi itu. Relawan setiap saat memantau di sana, terutama di daerah Wotgalih, Dampar, Watu Pecak, Tegalrejo, dan Bulurejo,” pungkasnya.

Sebelumnya Pantia TPI Bulurejo Tempursari kembali diterjang abrasi, Minggu (27/10). Saat itu, ketinggian ombaknya mencapai sekitar 5 meter. Akibatnya, bangunan warung yang sebelumnya sudah terkena abrasi, semakin hancur. (fit)