Cobra Geledah Rumah PT Amoeba Internasional

Lumajang, Motim - Tim Cobra Polres Lumajang terus mendalami kasus Q Net. Akhir minggu kemarin Tim Cobra datang ke Kabupaten Kediri untuk melakukan penggeledahan di rumah pimpinan PT Amoeba Internasional.
Petugas saat mengamankan sejumlah bb
Petugas saat mengamankan sejumlah bb
Dalam penggeledahan itu Tim Cobra mengamankan sejumlah dokumen penting yang disembunyikan di dalam tumpukan sampah daun-daun kering untuk dibakar.

"Sebagian dokumen ditemukan sudah terbakar," kata Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran, SH,M.Hum

Menurut Hasran, sepertinya ada upaya penghilangan barang bukti. Selain itu beberapa barang-barang penting lainnya seperti handphone admin, buku rekening dan lain-lain ditemukan di dalam tas diduga akan dimusnahkan.

Lantaran kejelian petugas, beberapa barang-barang penting yang dibutuhkan dalam penyidikan dapat ditemukan.

"Kami juga menemukan instruksi melalui WhatsApp untuk melakukan penghilangan barang bukti. Masih kami usut, karena upaya penghilangan barang bukti termasuk Tindak Pidana," jelas Hasran.

Secara terpisah Kapolres Lumajang, AKBP DR Muhammad Arsal Sahban, SH, S.IK, MH menambahkan pihaknya akan terus mengumpulkan bukti-bukti yang dibutuhkan dalam penyelesaian kasus bisnis yang dilarang oleh Undang-undang tersebut.

Dari data yang ada PT Amoeba Internasional yang menggunakan brand Q-Net, menjalankan bisnisnya dengan skema piramida, yang mana skema ini telah dilarang oleh Undang-Undang sejak tahun 2014.

Dirinya menginstruksikan kepada Tim Cobra agar terus mencari bukti baru untuk memperkuat bahwa perusahaan ini memang telah menyalahi aturan dalam menjalankan bisnisnya

“Hal ini karena perdagangan dengan skema piramida sangat berpotensi menjadi money games,” tambahnya.(cho)