Gusdurian Santuni Keluarga Korban Kerusuhan Wamena di Lumajang

Gusdurian memberika santunan pada keluarga korban. (*)
Lumajang, Motim - Kerusuhan yang sempat terjadi di Wamena-Papua, membuat warga Lumajang di sana juga ikut menjadi korban. Bahkan ada yang dikabarkan sampai meninggal dunia. Gusdurian pun bergerak, memberikan bantuan pada keluarga korban di Lumajang.

Melalui Gusdurian Peduli, santunan sudah diberikan kepada keluarga Bambang Triono yang ada di Desa Tempeh Kidul Kecamatan Tempeh. Santunan sebesar Rp 10 juta itu diserahkan langsung oleh Koordinator Nasional Gusdurian Peduli, A'ak Abdullah Al-Kudus kepada istri korban.

Diketahui Bambang Triono meninggalkan istri dan juga tiga orang anak. Informasinya Ia meninggal dunia setelah terkena serangan panah. Jenazahnya pun sudah dikebumikan di Wamena.

A'ak menjelaskan, sebagai lembaga yang lahir untuk melanjutkan nilai-nilai perjuangan Gus Dur, pihaknya merasa terpanggil untuk membantu korban tragedi Wamena ini. Apalagi Gus Dur semasa hidupnya memang memiliki perhatian khusus terhadap masyarakat Papua.

"Dalam waktu dekat kami juga akan terjun ke Wamena untuk memberikan bantuan kepada korban yang ada di sana. Karena korbannya bukan hanya pendatang, tapi juga orang asli Papua," kata Gus A'ak, panggilan akrabnya.

Lanjutnya, Gusdurian Peduli tidak membedakan suku, agama, ras dan golongan. Sesuai dengan pesan Gus Dur. "Tidak penting apapun agama atau sukumu, kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak akan bertanya apa agamamu,” pungkasnya. (fit)