HSN 2019, Santri Tak Lagi di Pinggir

Peringatan Hari Santri. (*)
Lumajang, Motim - Menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2019, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, kaum santri memiliki banyak pengaruh. Diantaranya menjadi bagian dari pergerakan perjuangan untuk kemerdekaan Republik Indonesia.

Lanjutnya, sampai saat ini pun semangat perjuangan para santri itu masih ada dan dirasakan. Menurutnya semangat mereka masih membara untuk membawa perubahan yang baik untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Santri tidak lagi ada dipinggir, tapi santri bisa membawa perubahan kearah yang lebih baik," kata Thoriqul Haq saat menghadiri Pawai Ta'aruf Peringatan Hari Santri Nasional di Kecamatan Kunir.

Ia menegaskan, para santri juga memiliki masa depan yang sama dengan yang lainnya. "Masa depan santri bisa sejajar dengan yang lain, masa depan santri terbukti dengan menjadi pemimpin," terangnya.

Thoriq yang juga ebagai seorang santri, berpendapat peringatan HSN tiap 22 Oktober telah menjadi bukti pengakuan Negara Indonesia terhadap peran penting para kyai, ulama, dan santri pesantren dalam perjuangan kemerdekaan. (fit)