Irigasi Blukon Dioptimalkan untuk 658 Hektare Lahan

Bupati dan Karna melihat jaringan irigasi yang baru diresmikan. (fit)
Lumajang, Motim - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Lumajang Drs. Karna Suwandi, M.M menegaskan, Jaringan Irigasi Blukon perlu direhab agar aliranya bisa lebih optimal. Karena luasan lahan pertanian yang bergantung pada irigasi itu begitu luas.

Ia menyebut sasaran lahan pertanian, luasnya mencapai 658 hektare dan tersebar di sejumlah desa di Kecamatan Rowokangung. “Ini pemeliharannya mencapai Rp 419 juta. Dan panjang irigasi itu 691 meter,” terangnya usai Peresmian Jaringan Irigasi Blukon di Desa Sumbersari Kecamatan Rowokangkung, Kamis (31/10).

Seperti diketahui setelah direhab, jaringan irigasi tersebut nampak sangat bagus. Ada pondasi saluran air yang kuat sehingga irigasi bisa lebih terawat. Apalagi ditambah pengecatan warna-warni yang membuatnya terlihat lebih indah.

Rehab atau pemeliharaan jaringan irigasi, memang menjadi salahsatu program prioritasnya. Karena Ia ingin pertanian di Lumajang bisa lebih produktif lagi dengan ditunjang jaringan irigasi yang optimal.

Ke depan akan lebih banyak jaringan irigasi yang akan diperbaiki. “Sumber anggaran yang digunakan juga bervariasi. “Sumber anggarannya ada tiga. Dari Dana Alokasi Khusus (DAK), dana bantuan khusus dari Pemprov Jatim, ada juga APBD,” kata Karna.

Lanjutnya, untuk menentukan jaringan irigasi mana yang perlu penanganan, pihaknya akan melakukan inventarisir. “Di daerah mana yang sedimentasinya sudah mulai tinggi. Dan aliran irigasnua yang tidak lancar,” ucapnya.

Namun masyarakat atau petani juga bisa memberikan laporan langsung kepada pemerintah, di mana ada jaringan irigasi yantg butuh perbaikan. “Sepanjang masyarakat bisa memberikan laporan, memberikan masukan pada kita, kita akan tindak lanjuti itu. Sehingga masyarakat merasa terlayani,” ujarnya. (fit)