Kampung Bagusari Mampu Produksi Tempe 1 Ton Per Hari

Lumajang, Motim - Kampung Bagusari di Kelurahan Jogotrunan, Kecamatan Lumajang sudah lama dikenal sebagai Kampung Tempe. Pasalnya di sana banyak produsen tempe.
Festival Tempe Tahun 2019
Festival Tempe Tahun 2019
Hingga saat ini, setidaknya ada 56 produsen tempe di Bagusari. Bahkan dalam sehari total produksinya bisa mencapai 800 kilogram sampai dengan 1 ton.

Untuk itulah setiap tahun, sejak 2017 digelar Festival Tempe di Kelurahan Jogotrunan. Tahun ini atau festival yang ketiga kalinya digelar di Jalan MT Hariyono Sabtu (12/10) lalu.

Festival ini digelar sebagai upaya untuk terus meningkatkan potensi yang ada. "Acara ini diinisiasi oleh para pengerajin tempe sebagai sarana untuk mempromosikan potensi di Bagusari," kata Lurah Jogotrunan, Atma Teguh Pambudi.

Dalam festival itu, ada tempe sepanjang 5 meter. Kemudian ada juga berbagai makanan olahan dari tempe. "Harapannya acara ini untuk memicu, menginovasi produksi olahan tempe," lanjutnya.

Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati yang hadir dalam kesempatan ini mengaku senang masyarakat bisa berkreasi dengan potensi yang dimiliki. "Saya senang sekali ketika masyarakat memiliki kreatifitas untuk menggali potensi yang ada," ujarnya.

Tidak hanya itu, Wabup juga akan mendukung semua upaya optimalisasi potensi yang itu diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. "Harus kita dukung demi peningkatan ekonomi di Lumajang," pungkasnya. (fit)