Kawasan Kumuh di Lumajang Mencapai 1.300 Hektare

Sosialisasi Pencegahan Kawasan Kumuh. (*)
Lumajang, Motim - Kawasan kumuh di Lumajang masih cukup luas. Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Lumajang Agus Triyono menyebut, kawasan kumuh di Lumajang saat ini luasnya sudah mencapai 1.300 hektare.

"Kabupaten Lumajang terindikasi 1.300 hektar lokasi kumuh yang perlu penanganan segera, sehingga jangan sampai muncul kumuh-kumuh yang baru," ujarnya dalam Sosialisasi Pencegahan Kawasan Kumuh di Hotel GM, pada waktu lalu.

Ia menjelaskan, bahwa kawasan kumuh bisa disebabkan oleh dua hal. Pertama, karena lingkungannya sudah kumuh. Kedua, dikarenakan kebiasaan buruk masyarakat yang mengakibatkan lingkungannya kumuh.

Menurutnya hal ini dapat diatasi, salah satunya dengan cara membuat bank sampah. Karena tidak hanya dapat mengurangi sampah lingkungan namun mendatangkan manfaat bagi masyarakat setempat.

"Contoh paling sederhana adalah mengumpulkan barang-barang yang sudah tidak terpakai, tapi tetap saja ditumpuk. Tidak didonasikan atau dirombengkan),” ucapnya.

“Jika masyarakat sudah membentuk bank sampah, perilakunya sudah tidak membuang sampah sembarangan, memperlakukan sungai dengan baik, maka akan tercipta lingkungan yang tidak kumuh, karena semua sudah diatur, sudah ada Perdanya," lanjutnya.

Sementara Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Lumajang, Endah Mardiana, berharap peserta sosialisasi ini dapat menyosialisasikan kepada masyarakat di sekitarnya agar semakin sadar dalam mengelola lingkungannya.

"Sosialisasi Pencegahan Kawasan Kumuh di Kabupaten Lumajang bertujuan untuk mempercepat akselerasi yang terindikasi kumuh atau lokasi pencegahan kumuh agar dapat segera dituntaskan melalui pemberdayaan masyarakat," jelasnya. (fit)