Kemarau, Air di Ranu Klakah Menyusut hingga 3 Meter

Kondisi Ranu Klakah. (fit)
Lumajang, Motim - Musim kemarau juga berdampak pada kondisi Ranu Klakah. Debit air di danau yang terletak di Desa Tegalrandu Kecamatan Klakah itu mengalami penyusutan. Namun hal ini tidak begitu berpengaruh pada budidaya ikan di sana.

“Mungkin menyusut sekitar 3 meter,” kata Zekki, salahsatu pembudaya ikan di Ranu Klakah pada wartawan, Kamis (17/10).

Menurutnya, kondisi seperti ini sama dengan penyusutan yang terjadi pada tahun 2012 silam. Namun Ia menegaskan, hal itu tidak mempengaruhi budidaya ikan yang ada. Budidaya tetap berjalan dengan baik dan hasilnya juga normal.

“Dampak ke perikanan tidak,” katanya.

Meski air danau menyusut, Namun Ia menyebut, banyak pengunjung yang justru lebih senang dengan kondisi seperti itu. Karena akhirnya lebih banyak tempat untuk bersantai di sekitar danau yang berada di bawah kaki Gunung Lemongan itu.

“Menurut pengunjung lebih enak begini. Banyak tempat bermain, bisa nyantai di sini,” ucap dia.

Zekki menambahkan, penyutusan air sebenarnya berdampak pada sektor pertanian. Seperti diketahui Ranu Klakah dimanfaatkan untuk mengairi pertanian di 8 desa sekitarnya. Namun kini ada desa yang tidak bisa diairi.

“Pertanian ada yang kekeringan, saat ini hanya 4 desa saja yang terairi,” pungkasnya. (fit)