Lumajang Dapat PHJD, Perbaikan Jalan di 15 Titik Dilakukan

Lumajang, Motim - Lumajang mendapat bantuan Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Jumlah dana yang didapat sangat besar, mencapai Rp 18 miliar.
Kepala DPUTR Lumajang saat meninjau pengecoran
Kepala DPUTR Lumajang saat meninjau pengecoran
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Lumajang sudah memanfaatkan dana tersebut untuk perbaikan jalan rusak. Ada 15 titik jalan yang diperbaiki. Pengerjaannya dilaksanakan PT. Gunung Gunung Kelabat Citra Abadi dari Jember.

Kepala DPUTR Lumajang, Drs Karna Suswandi MM menjelaskan, 15 titik itu diantaranya di Jalan Semeru, Banjarwaru – Karanganom, Senduro – Kandangan, Karanganom – Senduro, Boreng – Dawuhan Wetan, Sarikemuning – Pagowan.

Kemudian Pagowan – Jambearum, Rowokancu – Kedawung, Kedawung – Gucialit, Dawuhan Lor – Bodang, Bodang – Wonokerto, Kandangan – Wonokerto, Wonokerto – Gucialit, Tempeh Lor – Kedungmoro, dan Karanganom Tumpang.

“Penanganan ini adalah pemeliharaan. Dan di sini penanganan itu harus satu ruas satu segmen, harus tuntas. Mangkanya di sini dipilih yang kerusakannya tidak terlalu parah,” kata Karna pada Memo Timur, Selasa (8/10).

Sesuai dengan kontrak, pada 10 Oktober mendatang, perbaikan di 15 titik itu harus selesai semua. Namun nampaknya pihak pelaksana tidak bisa menyelesaikan sesuai dengan target tersebut. Sehingga ada perpanjangan waktu.

“Mereka sudah mengajukan perpanjangan,” lanjutnya.

Karna menjelaskan, kenapa Lumajang berhasil mendapatkan program ini, karena termasuk daerah yang masuk di KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional). Ada 88 daerah di seluruh Indonesia yang masuk kawasan tersebut.

“Kebetulan sementara ini, dari 88 itu dikerucutkan jadi 10. Salah satunya adalah KSPN Bromo Tengger Semeru yang ada di Lumajang, Malang, Pasuruan, dan Probolinggo,” jelasnya.

Ia pun berharap, bukan hanya tahun ini saja Lumajang dapat program tersebut. Namun juga berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya. “Diharapkan ini juga berkelanjutan, di 2020 ada, dan 2021 ada,” pungkasnya. (cho/fit)