Rampok Rumah Perias Ditangkap Polgab

Lumajang, Motim - Kasus pencurian disertai dengan kekerasan yang menimpa perias bernama Tiananto alias Tante (24), warga Dusun Margomulyo, Desa Kenongo, Kecamatan Gucialit, berhasil diungkap oleh Unit Reskrim Polsek Gucialit dibackup Unit Tim Cobra Polres Lumajang.
Pelaku saat diamankan petugas gabungan
Pelaku saat diamankan petugas gabungan
Dalam kasus ini petugas gabungan itu mengamankan 4 orang diduga sebagai pelaku, diantaranya Johan Andri (26), Harjo (27), Ridi (35) dan Izroil Nurrohman (29), warga yang sama.

Ada 2 pelaku lagi yang berhasil kabur dari sergapan petugas bernama Doni (17), juga Rohim (20), juga warga setempat dan sekarang masih diburu.

Untuk mempermudah proses pemeriksaan, pelaku ditahan di rumah tahanan Polsek Gucialit. “Dua pelaku yang kabur sudah ditetapkan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO),” tutur Kapolsek Gucialit, Iptu Rudi Isyanto, SH melalui Kanit Reskrim, Aiptu Agus Subagyo, SH.

Ceritanya, pada Senin (26/8), bulan kemarin, komplotan pelaku ini mendatangi rumah korban. Sesampai di dekat rumahnya mereka memanggil dengan menyebut nama panggilannya "Te tante".

Merasa tidak curiga, korban membukakan pintu kemudian pelaku berjumlah 6 orang masuk ke rumah korban dan meminta uang dengan mengancam korban menggunakan pisau dan menggertak akan disembelih jika berteriak, pelaku terus mengambil uang yang ada di lemari baju di dalam kamar korban.

“Korban diancam akan disembeleh dengan pisau jika berteriak,” ucapnya.

Setelah pelaku berhasil mengambil uang korban, pelaku terus kabur melalui pintu depan. Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian sekitar 31 juta rupiah.

Pelaku yang ditangkap lebih dulu adalah Johan Andri pada Selasa (1/10), sekira pukul 03.00 WIB. Saat diinterogasi diperoleh keterangan 5 pelaku lain. Namun dari 5 pelaku hanya 3 tergaet, sedang yang 2 berhasil kabur.

Disamping itu pihaknya juga mengamankan beberapa barang bukti diantaranya 2 unit sepeda motor, 1 buah celana panjang, 3 ekor kambing dan 2 buah jaket.

“Kasus ini masih dikembangkan. Soal 2 pelaku yang DPO dipastikan tidak lama lagi tertangkap,” jelasnya.(cho)