Rumah di Senduro Terbakar, Pemilik Ditemukan Tewas

Petugas bersama warga saat memdamkan kobaran api (cho)
Lumajang, Motim - Warga Dusun Sumbermulyo, Desa Senduro, pada Sabtu (26/10) sekira pukul 10.30 Wib, mendadak heboh. Pasalnya, rumah bagian belakang milik seorang nenek berusia lanjut yang diketahui sebagai pemulung dilalap si jago merah.

Beruntung, kobaran api yang disertai asap kehitaman yang sudah menjalar kebagian atap rumah korban, segera diketahui warga. Warga pun terus melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya dibantu personil Polsek dan Koramil Setempat. Berkat kekompakan warga bersama petugas, tak lama kemudian kobaran api berhasil dipadamkan.

"Pemulung itu bernama Riamah,"tutur Asrawi tetangga korban.

Menurut Asrawi, meski sudah berusia lanjut, nenek Riamah itu tetap semangat bekerja mencari barang rongsokan. Sebelum dijual hasil rongsokannya ditaruh sebelah rumahnya. Juga ada yang ditaruh sebelah tungku dapur rumahnya.

Kebakaran terjadi diduga akibat barang rongsokan yang berada disebelah tungku dilalap api, kemudian menjalar ke bagian atap. Untungnya segera ketemu,"tambahnya.

Kapolsek Senduro Iptu Joko Witoro membenarkan terjadinya kebakaran yang menimpa rumah pemulung bernama Riamah. "Kata warga korban mengalami pikun,"ungkapnya.

Menurut keterangan saksi bernama Singgih yang menyewa rumah korban, kebakaran diketahui saat dirinya diteriaki warga jika rumah korban bagian belakang terbakar. Dia pun terus melihatnya, karena kobaran api terus membesar dan menjalar ke bagian atap, dia minta tolong warga lalu bersama-sama memadamkan api. Oleh warga kejadian itu dilaporkan ke Polsek Senduro dilanjutkan ke petugas pemadam kebakaran.

Atas laporan warga, pihaknya terus menuju lokasi bergabung dengan warga yang tengah melakukan pemadaman api bersama petugas PMK. Tak lama kemudian api berhasil dipadamkan. "Barang korban juga barang saksi ada yang ludes terbakar juga ada yang. diselamatkan. Kerugian korban doperkirakan mencapai 50 juta,"pungkasnya.

Saat kejadian warga tidak melihat korban  di lokasi kejadian. Setelah api padam, keluarga mencari korban di balik reruntuhan material. Riyamah pun ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Diduga Ia terjebak di dalam rumah, sehingga tak bisa menyelamatkan diri. Saat kejadian Ia sendirian di rumah tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Wawan Hadi Siswoyo, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini.
"Riyamah ditemukan dalam keadaan meninggal, tertutup tumpukan material yang ada didalam rumah tersebut," kata Wawan. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulan.(cho)