Rumah Produksi Gula Merah di Desa Bades Terbakar

Petugas berupaya memadamkan api. (*)
Lumajang, Motim - Sebuah rumah yang juga dijadikan tempat produksi gula merah di Dusun Siluman Desa Bades Kecamatan Pasirian terbakar, Senin (21/10) pagi. Rumah M. Khoirul Anam (35) itu pun ludes terbakar.

Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, peristiwa itu diketahui terjadi sekitar pukul 08.50 WIB. Awalnya sejak pukul 06.30 WIB, istri Khoirul membuat gula merah di tungku. Kemudian Ia meninggalkan rumah dengan kondisi tungku api masih menyala.

Ia pergi untuk mengambil tambahan bahan gula merah di kebun. “Namun ketika kembali rumahnya sudah terbakar,” kata Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Logistik BPBD Lumajang Wawan Hadi Siswoyo.

Warga yang mengetahui ini, berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Kemudian juga melaporkan kejadian ini kepada pihak terkait. Tak berselang lama petugas pemadam kebakaran tiba di sana dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Dibantu oleh warga dan petugas gabungan lainnya, api dengan cepat bisa dipadamkan. Sekitar pukul 10 WIB, api sudah padam total. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ucap Wawan pada Memo Timur.

Namun kerugian material yang dialami korban, diantaranya rumah berukuran 5x14 meter, peralatan dapur, perabotan rumah tangga, serta surat-surat berharga. Di rumah itu tinggal 5 orang. Khoirul dan istrinya serta 3 orang anaknya. (fit)