Salat Istisqa Digelar, Berharap Hujan Turun di Semeru

Lumajang, Motim - Salat Istisqo kembali digelar di Ranu Pani, Selasa (1/10). Salat ini diikuti oleh anggota TNI, polisi, BPBD, TNBTS, dan para relawan. Denngan harapan hujan turun di kawasan Gunung Semeru yang terbakar.
Salat istisqa di Ranu Pani
Salat istisqa di Ranu Pani
Seperti diketahui, titik api muncul lagi di Gunung Semeru, Senin (30/9). Padahal sebelumnya, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengumumkan, Sabtu (28/9), kebakaran sudah padam total.

Titik api itu, dilaporkan muncul sejak pukul 04.00 WIB di jalur pendakian ke arah Ranu Kumbolo. Saat ini upaya pemadaman secara manual terus dilakukan oleh petugas gabungan dan juga relawan.

Dandim 0821 Letkol Inf Ahmad Fauzi sebelumnya menyampaikan, pihaknya juga siap membantu dalam proses pemadaman itu. “Kita bergerak bersama. Kita juga berdoa turun hujan hari ini,” harapnya.

Kepala BPBD Lumajang, Teguh Wijayono mengatakan, panas matahari dan angin yang kencang mengakibatkan kebakaran semakin meluas. “Dengan keterbatasan peralatan, cukup sulit namun kami berupaya melakukan pemadaman,” ucapnya.

Wakapolda Jatim, Brigjen Toni Harmanto sempat meninjau langsung ke Lumajang. Ia pun ingin penyebab kebakaran ditelusuri. “Harus dilihat, apakah ulah manusia atau memang faktor alam,” ujarnya. (fit)