Sesak Nafas, ABK Asal Desa Kebonan Meninggal Dunia

Korban saat dievakuasi.
Lumajang, Motim - Seorang anak buah kapal KM Mitra Pesona GT meninggal dunia saat berlayar. Jenazah korban tiba di pelabuhan Probolinggo pada Selasa (22/10) sekira pukul 18.30 Wib.

Anak Buah Kapal bernasib malang itu bernama Siswanto (49)asal Dusun Krajan, Desa Kebonan, Kecamatan Klakah.

Kepala Desa Kebonan Munadi menuturkan, sore itu dirinya mendapat informasi apabila suami Nurhami meninggal dunia saat berlayar. Dirinya terus mendatangi keluarga korban.

Usai berembuk, dirinya bersama keluarga korban terus menuju pelabuhan Probolinggo menunggu kedatangan jenazah korban. Tak lama kemudian,jenazah korban tiba."Yang ngantar ada petugas kesehatan, anggota polair juga anggota TNI,"katanya.

Saat di pelabuhan, petugas juga menyuruh keluarganya untuk melihat kondisi jenazah korban dengan maksud agar supaya mengetahui kondisi jenazah korban yang sebenarnya.

Setelah itu, jenazah korban  terus dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Probolinggo. Maksud dan tujuannya tidak lain untuk dilakukan Visum.

Karena saat dilihat tidak ditemukan adanya kejanggalan pada tubuh korban, kala itu juga istrinya meminta pada pihak RSUD mengijinkan jenazah korban bisa dibawa pulang ke rumah duka di Desa Kebonan dan menganggap sebagai musibah dari Alloh SWT.

"Saya bersama istrinya melihat langsung kondisi tubuh jenazah korban. Tidak ada kejanggalan terus minta dibawa pulang,"tutur Kades.

Usai mengurus Administrasi, jenazah korban terus dibawa pulang ke Desa Kebonan. Nahkoda juga ABK teman korban serta petugas lainnya juga ikut mengantar.

Salah satu teman korban menyampaikan, beberapa menit sebelum meninggal dunia, korban mengeluh sesak nafas dan minta dipijet. Teman korban memijet korban secara bergantian.

Namun, takdir berkata lain beberapa saat kemudian korban diketahui sudah meninggal dunia."Jenazah korban sudah dimakamkan malam itu sekitar pukul 21.30 Wib. Selama tinggal di Desa Kebonan korban dikenal baik dan dekat dengan masyarakat,"jelasnya. (cho)