Batal Mundur, Nur Fadilah Tetap Ketua Komisi A

Wakil Ketua DPRD Oktaviani. (fit)
Lumajang, Motim - Nur Fadilah akhirnya tetap menjadi Ketua Komisi A DPRD Lumajang. Ia batal mundur dari posisinya. Hal ini tak lepas dari perintah partainya, Gerindra yang memintanya mencabut surat pengunduran yang sudah diajukan.

Padahal sebelumnya, diketahui Gerindra sendiri yang meminta Nur Fadilah untuk mundur. Badan Musyarawah (Banmus) DPRD telah memproses surat penguduran itu. Bahkan sudah dijadwalkan, Selasa (5/11) lalu, seharusnya dilakukan pemilihan ulang.

Wakil Ketua DPRD Oktaviani membenarkan, sebelumnya Gerindra yang meminta Nur Fadilah untuk mundur. Ini dilakukan setelah Gatot Sarworubedo yang sudah ditunjuk partai menjadi Ketua Komisi A, tidak terealisasi. Karena anggota komisi lebih memilih Nur Fadilah.

“Tapi sebenarnya kami tidak mempermasalahkan itu, toh yang jadi itu Bu Nu Fadilah, yang juga dari partai kami (Gerindra),” katanya pada wartawan, Kamis (7/11).

Namun kata Oktaviani, kemudian diduga ada pihak yang sengaja menggiring opini hingga menyinggung marwah partainya. Akhirnya Ketua Gerindra Lumajang Indah Amperawati meminta Nur Fadilah untuk mundur.

“Dengan permintaan Bunda (Indah) itu menujukkan kepada publik, bahwasanya partai itu bisa ngelakuin apa saja,” jelasnya.

Selanjutnya, partai juga yang meminta Nur Fadilah mencabut surat pengunduran diri itu. Sehingga Ia tetap menjalankan tugasnya sebagai Ketua Komisi A. “Apa setelah itu ketua partai kami memikirkan dirinya sendiri dan egonya partai, kan enggak,” ujar Oktaviani.

Menurutnya, bagaimanapun juga Nur Fadilah adalah orang yang telah membesarkan Gerindra. “Kita hanya menunjukan saja pada orang yang bermain-main di partai kami, yang tidak memiliki kompetensi memberikan tanggapan. Ternyata kebijakan ketua partai kami tidak seperti yang mereka pikirkan,” pungkasnya. (fit)