Baznas Bantu Slamet, Bocah Gizi Buruk yang Hanya Berbobot 12 Kilogram

Baznas dan Ketua Tim Penggerak PKK mendatangi Slamet. (cho)
Lumajang, Motim - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang bersama dengan Ketua Tim Penggerak PKK Lumajang Musfarinah Thoriq mendatangi rumah tempat tinggal Slamet, Kamis (7/11). Bocah berusia 9 tahun itu mengalami gizi buruk.

Slamet tinggal bersamanya ibunya, Liana di Dusun Darungan Desa Mlawang Kecamatan Klakah. Ketika didatangi, terlihat kondisinya memang sangat memprihatinkan. Tubuhnya sangat kurus, diperkirakan bobotnya hanya 12 kilogram saja.

Kemudian Ia mengalami kelainan di wajahnya sejak lahir. Ada daging tumbuh di sekitar matanya, bahkan menutupi sebagian matanya. Kondisi ini yang menurut orangtua membuatnya tidak bisa makan dengan normal. Sehingga berdampak pada berat badannya.

“Ketika kita melihat memang memprihatinkan,” ujar Ketua Baznas Lumajang H. Atok Hasan Sanusi.

Tubuh Slamet juga terlihat sangat lemas. Ia tidak bisa berdiri atau berjalan. Bahkan setiap hari Ia hanya terbaring lemah di tempat tidur. Kodisi ekonomi keluarga juga memprihatinkan, sehingga untuk biaya hidup maupun berobat sangat menggantungkan pada bantuan.

“Tinggal ibunya, ayahnya meninggal. Ibunya jualan cilot di depan rumahnya,” ujar Atok.

Ia menjelaskan, Baznas bersama dengan Ketua Tim Penggerak PKK, menyerakan bantuan sebesar Rp 2 juta kepada keluarga. H Atok menambahkan, pihaknya juga sudah memberikan bantuan tiap bulan sebesar Rp 300 ribu selama setahun ini.

“Secara terus menerus akan membantu biaya hidup mereka,” ucap Atok. (fit)