Desa Harus Mulai Persiapan dalam Penyusunan RPJMDes

Lumajang, Motim - Pemkab Lumajang telah menghimbau kepada seluruh desa agar mulai melakukan persiapan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Karena waktu penyusunan sangatlah singkat.
Workshop Penyusunan RPJMDes
Workshop Penyusunan RPJMDes
Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati menegaskan, Pemerintah Desa harus dapat berperan aktif dalam penyusunan RPJMDes. Setelah Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2019 serentak dan kades terpilih dilantik, RPJMdes itu harus mulai disusun.

Pilkades serentak sendiri akan digelar Desember 2019 dan pelantikan kades terpilih dilakukan Januari 2020. Visi dan misi dari kades terpilih itu yang harus kemudian dimasukkan dalam RPJMdes.

“Nah ini pemerintah desa, terutama Sekdes harus mencatat janji-janji dan visi-misinya para calon kades, begitu salah satu terpilih, janji-janji ini dituangkan di dalam RPJM Desa, karena tidak banyak waktu menyusunnya,” katanya dalam Workshop Penyusunan RPJMDes di Hotel Prima, Kecamatan Sukodono, Rabu (20/1).

Waktu yang diberikan hanya 3 bulan setelah kades terpilih dilantik untuk penyusunan RPJMDes sekaligus ditetapkan dengan Peraturan Desa. “Tiga bulan setelah dilantik, April maksimal itu sudah harus disahkan,” terangnya.

Wabup menilai, Rancangan RPJMDes memiliki makna yang strategis. Karena perencanaan pembangunan yang tertuang dalam RPJMDes harus selaras dengan RPJMD Kabupaten Lumajang.

“Ini merupakan satu acuan resmi bagi pemerintah desa sekaligus lembaga-lembaga desa dalam menentukan prioritas program dan kegiatan tahunan selama 6 tahun,” ujarnya. (fit)