Jalur Tambang Tak Berfungsi, Truk Pasir Tetap Melintasi Jalan Desa

Kondisi jalan desa yang dilalui truk pasir. (cho)
Lumajang, Motim - Jalur alternatif khusus tambang nampaknya tidak berfungsi saat ini. Pasalnya truk pasir terlihat tetap melintasi jalan desa. Seperti di Kecamatan Pasirian, mulai dari Desa Gondoruso, Kalibendo, Bades, hingga Pasirian.

Dari pantuan Memo Timur, terlihat sangat banyak iringan-iringan truk pasir di jalan desa yang juga padat penduduk itu. Bahkan sepanjang jalan terlihat banyak portal pasir yang dibuat warga, untuk memungut uang dari para sopir yang melintas.

Seperti diketahui, banyaknya truk yang melintas juga berdampak pada kondisi jalan dan warga yang ada di sana. Selain menimbulkan kemacetan, debu juga banyak menumpuk di jalan dan berterbangan ke rumah warga.

Menurut warga, bisa ada 600 truk dalam sehari yang melintas. "Ratusan kendaraan yang lewat, bisa dilihat kondisi rumah disepanjang jalan ini semua kotor oleh debu dan retak akibat getaran kendaraan bermuatan berat hingga kerusakan jalan yang sangat parah,” kata salahsatu warga.

Kapolsek Pasirian Iptu Agus Sugiharto saat dikonfirmasi menyampaikan, seharusnya memang mulai 6 Oktober lalu truk pasir dilarang melintas di jalan desa. Itu sesuai keputusan bersama dengan Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Truk pasir harus melintas di jalan alternatif.

Namun kenyataannya, hal itu sulit dijalankan. Jalur alternaif mengalami kendala dan tidak bisa dilewati. Diantaranya masih butuh jembatan di sejumlah titik. Belum lagi ketika hujan, terjadi banjir.

“Jalur alternatif sudah tidak bisa dilewati,” katanya pada wartawan, Kamis (7/11).

Setelah itu, akhirnya dibuat kesepakatan dengan warga pula, truk pasir diizinkan melintas jalan desa. Warga juga meminta melakukan penarikan sebagai kompensasi untuk perbaikan jalan dan warga yang terdampak. Hal ini juga disepakati oleh para sopir.

“Akhirnya tetap bayar ke portal, ke warga yang terdampak. Sebagai kompensasi saja,” ucapnya. Sementara Camat Pasirian masih belum berhasil dikonfirmasi terkait ini. (cho)