Jumlah Penambahan CCTV dan PJU 2020 Belum Ditentukan

Lumajang, Motim - Soal kamera pemantau alias CCTV dan PJU (Penerangan Jalan Umum) menjadi hal yang paling banyak ditagih masyarakat. Pemkab Lumajang juga sudah memprioritaskan hal itu, untuk pengadaan di tahun depan.
Rapat Paripurna di Kantor DPRD Lumajang
Rapat Paripurna di Kantor DPRD Lumajang
Namun terkait rencana jumlah penambahannya atau di berapa titik, masih belum ditentukan oleh pihak Pemkab Lumajang. Alasannya saat ini, hal itu masih dibahas bersama dengan DPRD Lumajang.

“Belum, nanti diputuskan setelah selesai pembahasan dengan komisi, dari alokasi yang ada, nanti ada keputusan,” kata bupati Thoriqul Haq kepada wartawan setelah Rapat paripurna di Kantor DPRD Lumajang, Senin (11/11).

Lanjutnya, setah mendapat pandangan umum (PU) dari fraksi-fraksi di DPRD Lumajang, selajutnya akan dibahas oleh komisi-komisi. Kemudian akan ada evaluasi untuk ditindaklanjuti oleh Pemkab Lumajang.

“Kami tindaklanjuti, berapa CCTV-nya, dari alokasi anggaran yang ada. Mana saja prioritasnya, dari PJU juga, mana saja yang diprioritaskan,” ucapnya.

Ia juga telah meminta Dinas Perhubungan, terkait peta rawan kriminalitas untuk diprioritaskan dalam pemasangan CCTV maupun PJU nanti. “Agar disampaikan, supaya itu jadi prioritas,” ujar dia.

Menurutnya, memang ada dua fungsi dalam pengadaan itu, untuk kepentingan lalu lintas dan mengatasi kriminalitas. “Namun yang kita prioritaskan ini untuk mengatasi kriminalitas. Kita pasang di daerah rawan kriminalitas,” pungkasnya. (fit)