Longsor dan Pohon Tumbang Ancam Pengendara Piket Nol

Lumajang, Motim - Hujan mulai mengguyur kawasan Lumajang beberapa hari belakangan ini. Dampaknya, potensi bencana sudah mulai terlihat di beberapa wilayah. Seperti banjir lahar Semeru, longsor, hingga pohon tumbang.
Longsor di Piket Nol
Longsor di Piket Nol
Longsor dan pohon tumbang pun mengancam para pengedara yang melintas di jalur Piket Nol. Karena di sana rawan terjadi bencana saat hujan turun. Seperti sebelumnya, longsor dan pohon tumbang terjadi di sana.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang melaporkan, longsor terjadi di Kilometer 57, Minggu (3/11). Longsor itu sempat mengganggu pengendara karena membuat macet. Meski tidak lama.

“Sempat macet namun tidak lama,” kata Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo, Senin (4/11).

Material longsor bisa cepat dibersihkan, karena sudah ada alat berat yang disiagakan di wilayah selatan. Tinggal dikerahkan untuk menyingkirkan material. “Sehingga bisa cepat dilakukan penanganan,” ujarnya.

Kemudian sehari berikutnya, pohon tumbang juga menerjang kawasan tersebut. Tetapi sama, tidak sampai menganggu pengandara cukup lama. “Langsung kita tangani, sehingga jalur cepat normal,” ucapnya.

Ia menyebut, daerah rawan longsor di jalur Piket Nol diantaranya mulai dari Kilometer 53 sampai 59. Wawan pun menghimbau kepada masyarakat, khususnya pengendara yang melintas di sana, untuk selalu waspada.

“Masyarakat atau pengendara wajib waspada saat melintas di sana,” pungkasnya. (fit)