PAD Pasir Meleset Jauh, E-Pajak Coba Dioptimalkan

Lumajang, Motim - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lumajang dari tambang pasir, tahun ini kembali tak maksimal. Jelang pergantian tahun, pendapatan masih meleset jauh dari target yang dipasang. Kedepan, Pemkab Lumajang mencoba mengoptimalkan melalui aplikasi E-Pajak.
Tambang Pasir Lumajang
Tambang Pasir Lumajang
Seperti diketahui, pada 2019 target yang ditetapkan adalah sebesar Rp 37 miliar. Namun dari catatan, hingga Oktober, pembayaran pajak yang masuk hanya di kisaran Rp 8 miliar. Atau hanya sekitar 22 persennya saja.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, saat dikonfirmasi wartawan, mengakui hal itu. “Kalau target, belum sesuai target,” katanya.

Kemudian untuk tahun depan, kata Thoriq, target yang ditetapkan akan sesuai dengan potensi yang ada. Karena potensi tambang pasir begitu besar. Namun permasalahan yang dihadapi juga banyak.

Untuk memaksimalkan potensi yang ada itu, Ia akan mengoptimalkan E-Pajak. “Kita mulai E-Pajak, diperbatasan kita mulai sosialisasi,” jelasnya.

Penerapan E-Pajak itu, juga akan dipantau dengan kamera pengintai atau CCTV. Karena di situ akan terlihat nomor polisi truk pasir yang keluar. “Semoga dengan E-Pajak ini bisa mengoptimalkan potensi pendapatan pajak,” jelasnya. (fit)