Pasca Gempa Lokal, BPBD Masih Sediakan Tenda Pengungsian

Lumajang, Motim - Pasca gempa lokal di kawasan Gunung Lemongan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang terus melakukan antisipasi. Salah satunya dengan mendirikan tenda pengungsian di sana.
Tenda pengunsian yang didirkan BPBD
Tenda pengunsian yang didirkan BPBD
Tenda pengungsian itu didirkan di Desa Sumberpetung, Kecamatan Ranuyoso. Seperti diketahui, gempa lokal yang terjadi Rabu (13/11), itu hanya dirasakan warga di sana. Gempa itu sempat membuat panik warga. Bahkan, dampaknya ada belasan rumah yang retak-retak.

Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo menyampaikan, sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur), tenda pengungsian didirkan minimal selama 7 hari.

“Ada sejumlah warga yang masih memanfaatkan untuk tidur di sana,” katanya, Senin (18/11).

Lanjutnya, setelah gempa lokal yang lalu itu, tidak ada lagi gempa susulan. Namun warga tetap dihimbau untuk waspada. Serta tidak mudah percaya dengan informasi selain dari BPBD dan Pos Pantu Gunung Lemongan.

“Dikhawatirkan selain informasi dari kita bisa menyesatkan,” ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati juga telah berkunjung ke sana. Seperti diketahui, gempa serupa juga pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya. Tepatnya pada 2005, 2007, dan 2012.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat bahwa gempa terjadi pada Skala III MMI (Modified Mercally Intensity). Bahkan lokasi rumah yang terdampak juga sama. (fit)