Pelaku Penusukan Dengan Korban, Teman Kumpul

Lumajang, Motim - Setelah polisi berhasil menangkap Akbar, pelaku penusukan yang menewaskan korban Buamin, warga Dusun Rejosari, Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, pada Rabu (13/11), sekira pukul 16.30 WIB.
pelaku penusukan
Pelaku penusukan
Terkuak fakta baru, ternyata antara korban dengan pelaku adalah teman kumpul dimana satu sama lainya, kerap berkumpul bersama ketika berada di luar rumah.

Hal ini diutarakan Kanit Reskrim Polsek Sukodono, Ipda Arif Muhtadi mendampingi Kapolsek Sukodono, AKP Ahmad Sutiyo, SH.

Dari keterangan awal pelaku yang berhasil dibekuk, sebelumnya mereka kerap keluar bareng dan bahkan sangat dekat, “Mereka teman dekat kok mas, ini pengakuan awal yang kami terima dari pelaku yang kami amankan,” ungkap Kanit Reskrim.

Sebelum kasus penikamanan berujung maut itu terjadi, antara korban dengan pelaku bernama Roni yang kini masih diburu sempat terlibat salah faham, sehingga dengan ditemani Akbar dan Zainal, pelaku kemudian mendatangi korban yang sedang nongkrong di depan toko milik Bunawi bersama Eni, adik korban.

Selang beberapa menit ngobrol, tiba-tiba Roni, Zaenal dan Akbar datang ikut nongkrong.

Entah bagaimana awalnya, tak lama kemudian kasus pengeroyokan terjadi, hingga berujung penikamanan, tidak terima kakaknya dianiaya, adik korban yang berada di lokasi kejadian berupaya melerai, namun naas dia kena sabetan sajam milik pelaku di bagian lenganya.

Untuk memperjelas motif sesungguhnya, polisi kata Arif, masih terus memburu 2 pelaku lainnya yang kini sudah terendus keberadaanya.

“Masih diburu mas, semoga cepat tertangkap untuk memperjelas motif yang sebenarnya terjadi, karena dengan keterangan dari pelaku awal yang kami tangkap ini bagi kami masih kurang,” jelasnya.

Seperti berita sebelumnya, warga Dusun Rejosari, Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono mendadak geger. Pasalnya, Buamin, warga setempat tewas setelah perutnya ditusuk senjata tajam oleh seorang pemuda yang ikut nongkrong di depan toko sore itu.

Eni, korban juga mengalami luka bacok pada lengan sebelah kanannya terkena sabetan senjata tajam pelaku saat berusaha melerainya.(cho)