Pembunuh Sopir Truk Pasir Ditangkap di Batu

Mayat korban saat dievakuasi. (cho) 
Lumajang,Motim - Dalam waktu kurang dari 5 jam, komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan sebuah truk pasir yang menyebabkan sopir truk bernama Muhamad Zainudin (32), warga Dusun Purut, Desa Bades, Kecamatan Pasirian, tewas dengan kondisi mengenaskan diduga dibunuh, berhasil dibekuk Tim Cobra Polres Lumajang.

Komplotan yang beranggotan 8 orang berhasil ditangkap dilokasi berbeda, 2 diantaranya tewas seketika setelah diterjang timah panas karena melawan saat hendak ditangkap.

8 pelaku itu antara lain Muhamad Miftakhut Toyib (19), warga Dusun Genuk Barat, Desa Genuk, Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang, Indra Irawan (34), warga Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Adi Rahmad (28), warga Perum Mutiara Keluarga Blok, Kelurahan/Kecamatan Purworejo, Kabupaten Pasuruan.

Ahmad Baidowi (35), Dusun Brintik, Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro. Kabupaten Blitar, Dedi Nurdianto (25), warga Desa Bayeman, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasirian, Abduh (23), warga Kecamatan Semampir, Surabaya, Ahmad (19), warga Dusun Krajan, Desa Bago, Kecamatan Pasirian dan Slamet Budiman (29), warga Dusun Siluman, Desa Bades, Kecamatan Pasirian.

"Dua pelaku yang tewas diterjang timah panas petugas Abduh dan Ahmad. Kedua melawan petugas saat hendak ditangkap,"tutur Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran, SH, M.Hum.

Pencurian dengan kekerasan atau pembajakan truk pasir yang dilakukan komplotan ini terjadi pada Selasa (19/11) sekira pukul 23.00 Wib, bermula saat itu korban sedang mengemudikan truk bermuatan pasir di Jalan tambang pasir Dusun Ringinputih, Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian. Tiba-tiba dihentikan oleh Slamet Budiman.

Karena kenal, korban berhenti. Setelah pelaku naik, Slamet merebut kendali truk dan berhasil lalu Slamet menuju Pos Morodadi di Desa bago disana sudah menunggu 2 temannya bernama Ahmad dan Abduh kemudian menuju jalan lingkar selatan (JLS)."Dalam truk itu berempat,"ungkapnya.

Sepanjang perjalanan menuju jalan JLS, korban dianiya oleh pelaku hingga akhirnya korban tewas, lalu mayatnya dibuang oleh pelaku di kebun sengon milik warga di Dusun Sumberjeding, Desa Curah Petung, Kecamatan Kedungjajang.

Usai membuang mayat korban, pelaku terus kabur ke wilayah Batu Malang. Sedang pasir yang diangkutnya oleh pelaku dibuang di tepi jalan simpang empat Desa Selok Awar-Awar. "6 pelaku sudah diamankan sekarang masih menjalani proses pemeriksaan penyidik Sat Reskrim. Perbuatannya diancam hukuman penjara maksimal 20 tahun,"pungkasnya. (cho)