Tekan Keberadaan Tambang Ilegal, Terminal Induk Pasir akan Dibangun

Tambang pasir di Lumajang. (*)
Lumajang, Motim - Keberadaan tambang pasir ilegal masih sulit diatasi oleh Pemkab Lumajang maupun pihak terkait lainnya. Untuk mengatasi itu, ada salahsatu solusinya, yakni akan dibangun Terminal Induk Pasir. Demi menekan keberadaan tambang ilegal.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq menegaskan, rencana ini, demi mengontrol pasir yang akan dikirim ke luar Lumajang, benar-benar dari tambang berizin. “Supaya antara pasir di stockpile dan pasir yang akan keluar dari Lumajang betul-betul pasir yang legal,” ucapnya.

Jika Terminal Induk Pasir ini sudah ada, pihaknya juga akan melakukan evaluasi pada pemilik izin tambang yang telah dikeluarkan oleh provinsi. “Bisa kita ukur, bisa kita lakukan pemantauan,” ucapnya.

Menurutnya, konsep ini bisa dijadikan kerjasama antara Pemkab Lumajang melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan Pemprov Jatim maupun pihak lainnya. “Jadi pihak-pihak lainnya bisa melakukan kerjasama untuk itu,” jelasnya.

Lanjutnya, rencana ini juga demi meningkatkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak pasir. Karena diketahui targetnya masih jauh dari angka Rp 37 miliar. Diharapkan, jika konsep itu terialisasi tentu target tahun depan yang juga Rp 37 miliar bisa tercapai.

“Kami yakin, optimis, begitu tahun depan Terminal Induk Pasir berjalan,” pungkasnya. (fit)