Diduga Beda Pilihan, Nurul Disabet Celurit

Lumajang, Motim - Seorang pria bernama Nurul Atim (40), warga Dusun Karangtengah, Desa Tegalciut, Kecamatan Klakah, dibacok Anto (47), warga Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, pada Kamis (19/12), sekira pukul 20.00 WIB.
Korban ketika mendapatkan perawatan intensif
Korban ketika mendapatkan perawatan intensif
Tebasan celurit Anto menyebabkan salah satu tangan dan perut korban terluka dan kini korban dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang.

Kanit Reskrim Polsek Klakah, Bripka Hadi Saputra, SH ketika dikonfirmasi Memo Timur membenarkan pembacokan tersebut. Namun kata Hadi, proses penanganan kasus itu diambil alih Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lumajang.

“Kasus itu ditangani Sat Reskrim Polres Lumajang. Kami sebatas membantu Mas,” tuturnya.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran, SH, M.Hum mengatakan jika kasus itu murni penganiayaan dan masih dalam proses penyelidikan.

Saat ditanya apakah Anto pelaku pembacokan sudah ditangkap, Hasran mengaku belum. “Masih diburu dan sudah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO),” tegas Hasran.

Informasi yang berhasil dihimpun Memo Timur, kejadian bermula saat korban sedang duduk bersama rekannya di depan toko milik Bu Ida, yang terletak di jalan Gunung Ringgit, Desa Sawaran Lor, Kecamatan Klakah.

Tiba-tiba datang pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha Vega berhenti di depan korban langsung mengeluarkan sebilah celurit terus membacok korban.

Beruntung, korban berhasil melarikan diri kemudian minta tolong warga lalu diboyong menuju RS Bhayangkara.

Diketahui bahwa korban adalah pendukung Calon Kepala Desa (Cakades) Desa Sawaran Kulon bernama Maryanto. Sedang Anto pelaku kerabat Cakades terpilih bernama Sugeng.(cho)