Kakek di Wotgalih Tewas Terbakar di Rumahnya

Lumajang, Motim - Kebakaran rumah kembali terulang di Lumajang. Sebuah rumah di Dusun Krajan RT 09 RW 01 Desa Wotgalih, Yosowilangun ludes terbakar. Pemiliknya, Sukarto, seorang kakek berusia 80 tahun tewas setelah ikut terbakar.
Jenazah dievakuasi petugas
Jenazah dievakuasi petugas
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang melaporkan, peristiwa itu terjadi Rabu (18/12), dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Api pertama kali diketahui oleh warga yang baru saja pulang dari Balai Desa Wotgalih.

Mereka pun melaporkan kejadian ini kepada Ketua RT setempat untuk diteruskan ke Babinsa, Perangkat Desa, Babinkamtibmas, BPBD Lumajang, hingga Petugas Pemadam Kebakaran Lumajang.

Antisipasi agar api tak cepat membesar, warga berusaha memadamkan dengan alat seadanya. “Sambil menunggu damkar, warga bersama-sama melakukan pemadaman secara manual,” kata Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo.

Tak lama setelah itu petugas dari BPBD dan Damkar datang ke lokasi kebakaran. Petugas pun segera melakukan upaya pemadaman hingga api padam total. Petugas juga mencari pemilik rumah yang diduga terjebak saat kebakaran terjadi.

Sukarto pun ditemukan dalam kondisi meninggal. Jenazahnya ditemukan terbakar dan tertimbun material. Dari informasi warga, korban tinggal sendirian di rumah tersebut dan sedang menderita sakit.

“Kondisi korban tertimbun reruntuhan kayu dan ikut terbakar,” kata Wawan.

Jenazah kemudian dievakuasi oleh petugas dan dibawa ke rumah saudaranya. “Sesuai permintaan keluarga, jenazah langsung dirawat oleh keluarga dan langsung dimakamkan,” ungkapnya.

Wawan menambahkan, dugaan sementara, penyebab kebakaran adalah dari lampu minyak. “Bangunan rumah dan semua isinya rusak berat. Diperkirakan kerugian material mencapai Rp 90 juta,” pungkasnya. (fit)