Kuasa Hukum Akan Ajukan Penangguhan Penahanan Direktur CV San Ken

Lumajang, Motim - Direktur dari CV San Ken, Tri Yani Rahayu ikut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Proyek Rehabilitasi Pasar Hewan Lumajang. Karena dirinya sebagai pihak rekanan dalam proyek di tahun anggaran 2016 itu.
Direktur dari CV San Ken, Tri Yani Rahayu saat dieksekusi Kejaksaan
Direktur dari CV San Ken, Tri Yani Rahayu saat dieksekusi Kejaksaan
Kuasa Hukum Tri Yani Rahayu, Abdul Rokhim menyampaikan, akan memanfaatkan hak-hak dari Tri Yani Rahayu sebgaimana yang diatur dalam undang-undang. Pihaknya akan mengajukan penangguhan penahanan.

“Karena proses tadi cepat sekali, kali ini tidak bisa melakukan penangguhan penahanan hari ini,” ucapnya pada wartawan, Kamis (19/12).

Ketua Peradi Lumajang itu juga telah menghormati proses yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Lumajang. “Kami menghormati proses pemeriksaan dan juga penetapan dan lain sebagianya,” ujarnya.

Seperti diketahui, hasil penyidikan Kejaksaan, ditemukan kerugian negara mencapai Rp. 541 juta dalam kasus ini. Karena ada sejumlah item proyek yang tidak dikerjakan. Selain itu, kerugian negara ditemukan, karena ada pembangunan yang tidak sesuai. (fit)