Lumajang akan Dijadikan Tempat Wisata Militer

Lumajang, Motim - Bupati Lumajang, Thoriqul Haq berharap adanya kolaborasi Pemkab Lumajang dan TNI untuk menyelenggarakan Wisata Militer di Lumajang. Ia ingin kegiatan kemiliteran seperti Sikatan Daya, Angkasa Yudha, dan Pameran Alutsista TNI dapat dijadikan wisata militer. Sehingga dapat menarik wisatawan baik lokal maupun internasional datang untuk menyaksikan kehebatan militer Indonesia.
Latihan tempur di Lumajang
Latihan tempur di Lumajang
“Harapan kami menjadi Military Tourism (Wisata Militer) yang berkolaborasi dengan TNI, harapannya masyarakat bisa menikmati kebanggaan Indonesia dengan kekuatan militernya,” harapnya saat mendampingi Dandim 0821/Lumajang, Letkol Inf. Ahmad Fauzi dalam kunjungan Panglima Kodam (Pangdam) V/ Brawijaya di Makodim 0821/Lumajang, Senin (30/12).

Dalam kesempatan itu, bupati juga menjelaskan bahwa Lumajang memiliki wisata yang menarik untuk dikunjungi seperti wisata Ranu Pani, B29 dan destinasi wisata menarik lainnya. “Kami punya harapan kedepan Panglima (Pangdam V/Brawijaya) datang ke Lumajang tidak dalam kegiatan dinas, tapi keliling melihat keindahan wisata di Lumajang, insya Allah tahun depan wisata kami terus berbenah,” harapnya.

Sementara itu, Pangdam V/ Brawijaya, Mayjen TNI Wisnoe Prasetja Boedi menyambut baik masukan Bupati Lumajang terkait Military Tourism. “Tadi sudah dicatat saran dari pak Bupati,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pangdam V/ Brawijaya juga menyampaikan bahwa pembangunan di daerah dapat diwujudkan apabila ada jaminan terhadap stabilitas keamanan, stabilitas politik harus diwujudkan. Untuk itu sinergisitas antar pemangku wilayah dalam hal ini Forkopimda dapat terjalin dengan baik.

“Mudah-mudahan ini dijadikan contoh oleh masyarakat, kalau pemimpin-pemimpinnya guyup rukun akan menular ke masyarakat, dan situasi kondusif di tengah-tengah masyarakat dapat diwujudkan,” pungkasnya. (fit)