Menumbuhkan Sikap Peduli Sesama Pada Anak Usia Dini

Baiq Tety Yuliana

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Universitas Muhammadiyah Malang

Anak adalah anugerah titipan Tuhan yang paling berharga bagi orang tua. Orang tua hendaknya selalu menjaga dan memberikan pendidikan yang terbaik untuk anaknya. Akan tetapi, zaman sekarang banyak sekali orang tua yang lebih mementingkan dan mengutamakan pekerjaan dibandingkan mengasuh dan mendidik anaknya. Masalah demikian membuat anak tidak mendapatkan kasih sayang dan pendidikan sejak dini dari orang tuanya, sehingga anak zaman sekarang cenderung tidak memiliki rasa peduli baik kepada orang tua maupun lingkungan sekitarnya.

Faktor yang menyebabkan anak tidak memiliki rasa peduli adalah karena sejak kecil anak tidak diperhatikan oleh orang tuanya. Tidak sedikit orang tua zaman sekarang menyewa pembantu untuk mengurus anaknya sehingga hal inilah yang membuat anak cenderung menyayangi pembantunya dibandingkan orang tuanya sendiri.

Orang tua memiliki peranan yang sangat penting dalam menumbuhkan sifat, sikap, dan karakter anaknya. Hal ini orang tua atau keluarga adalah tempat pertama kali anak belajar segala hal, sehingga baik dan buruknya perilaku seorang anak tergantung pada orang tua yang memberikan contoh perilaku yang baik kepada anak sejak dini dalam kehidupan sehari-hari.

Menanamkan perilaku yang baik kepada anak sejak dini merupakan sebuah keuntungan bagi diri sendiri (anak), orang tua, dan orang lain atau masyarakat secara umum. Apabila anak dibekali pendidikan yang baik dari orang tua sejak dini, maka saat dewasa nanti ia pasti akan memiliki rasa empati atau rasa peduli yang sangat tinggi pada orang lain. Dalam hal ini, orang tua memiliki peranan yang sangat penting dalam mendidik dan memberikan kasih sayang pada anaknya.

Selain orang tua, sekolah adalah salah satu tempat anak belajar ilmu pengetahuan sehingga selain orang tua, guru juga memiliki peranan penting terhadap sikap dan perilaku anak. Di sekolah guru adalah orang tua bagi semua anak didiknya sehingga guru harus berupaya memberikan contoh yang baik kepada anak didiknya.

Saat di sekolah, guru juga harus berupaya menjaga sikapnya. Hal ini dikarenakan anak adalah peniru yang baik, apapun yang dilakukan orang tua atau gurunya pasti ia akan menirunya. Upaya yang dapat dilakukan oleh guru dalam menanamkan pendidikan karakter pada anak adalah dengan cara menerapkan berbagai kegiatan seperti menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah. Apabila kegiatan tersebut dilakukan secra terus-menerus, otomatis anak akan terbiasa dan memiliki rasa peduli terhadap lingkungannya.

Selain menerapkan kegiatan menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah, guru juga dapat berupaya melalui materi pembelajaran. Saat di kelas guru dapat mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari dengan menjelaskan kepada anak bahwa kita harus hormat kepada orang lain, saling memberi, saling membantu, dan lain sebagainya. Apabila ini dilakukan setiap hari, maka anak pasti akan menerapakan dalam kehidupan sehari-hari karena anak adalah pengingat yang baik.

Dengan demikian, orang tua dan guru memiliki peranan yang sangat penting dalam mendidik anak-anaknya. Orang tua atau guru yang baik pasti akan melahirkan penerus bangsa yang baik pula. Jadi, jaga dan didiklah anak anda sebaik mungkin sejak dini.