SMPN 4 Lumajang Punya Program Tuntas Belajar Alquran

Siswi SMPN 4 Lumajang melantunkan ayat suci di Expo Prestasi Pelajar. (fit) 
Lumajang, Motim - Meski sebagai sekolah negeri, SMPN 4 Lumajang memiliki program unggulan yang religius. Yakni Program Tuntas Belajar Alquran (TBQ). Program ini sudah berjalan selama 2 tahun terakhir. Dan dampak positifnya sudah bisa dirasakan.

Kepala SMPN 4 Lumajang Is Indayani S.Pd MM menyampaikan, orientasi dari program ini adalah untuk peningkatan karakter peserta didik yang lebih religius. Karena Ia menilai saat ini, tingkat pendidikan agama anak-anak yang begitu minim.

“Banyak anak SMP yang gak bisa ngaji, jarang ke musolah,” katanya pada Memo Timur saat Expo Prestasi Pelajar di Alun-alun.

Sebelum program ini berjalan, awalnya SMPN 4 Lumajang melakukan pemetaan terhadap peserta didiknya terkait baca Alquran. “Ternyata ada anak SMP yang gak bisa ngaji, baca surat Al-Ikhlas saja gak bisa,” ucapnya.

Dari hasil pemetaan itulah, kemudian pihak sekolah mengundang para wali murid untuk mengusulkan program tersebut. Ketika semuanya sudah sepakat, akhirnya program berjalan mulai tahun pelajaran 2018.

“Di tahun pertama, kita masukkan ke ekstra kulikuler di jam ke-0,” kata Is Indayani. Lanjutnya, di tahun pertama ini, ternyata hasilnya sudah bisa dirasakan. “Banyak yang bisa baca Alquran, bahkan banyak yang hafiz,” ucapnya.

Dengan hasil itu, maka di tahun berikutnya, Program TBQ bukan lagi menjadi ekstra kulikuler, namun sudah masuk di jam reguler. Ada 4 jam pelajaran yang khusus untuk TBQ. “Hal ini juga untuk peningkatan karakter,” ucapnya.

Tiap jam TBQ, siswa/siswi akan menuju kelas sesuai dengan tingkatan baca Alquran. Ada Jilid 1, Jilid 2, dan seterusnya sesuai dengan hasil pemetaan ketika awal masuk sekolah. “Tapi ada yang masuk sudah pandai baca Alquran, ada yang sudah hafiz juga,” ujarnya.

Is Indayani menambahkan, dampak kepercayaan masyarakat juga meningkat dengan adanya program tersebut. Jumlah pendafar di SMPN 4 Lumajang mengalami peningkatan. “Bahkan dari SD Islam atau MI, banyak yang masuk ke sini. Mungkin orang tua berpikir ada kelanjutan untuk belajar membaca Alquran di SMP ini,” pungkasnya. (fit)