Tersandung Dugaan Kasus Korupsi, Yos Sudarso Langsung Diberhentikan

Lumajang, Motim - Karir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Lumajang, Yos Sudarso sebagai birokrat harus berakhir sampai di sini. Mantan Kepala Dinas Pasar itu diberhentikan setelah tersandung kasus dugaan korupsi Proyek Rehabilitasi Pasar Hewan Lumajang.
Yos Sudarso saat dieksekusi Kejaksaan Negeri Lumajang
Yos Sudarso saat dieksekusi Kejaksaan Negeri Lumajang
“Iya sudah diberhentikan,” kata Bupati Lumajang, Thoriqul Haq kepada sejumlah wartawan, Senin (23/12), di Gedung Panti PKK.

Namun bupati nampaknya enggan menanggapi pertanyaan wartawan terkait permasalahan yang menimpa anak buahnya tersebut. Ia tak mau berkomentar banyak soal itu. “Sudah diurusi kejaksaan,” ujarnya sambil berlalu dari puluhan wartawan.

Seperti diketahui, Yos telah dieksekusi oleh kejaksaan pada, Kamis (19/12). Ia diduga terlibat dalam korupsi Proyek Rehabilitasi Pasar Hewan Lumajang tahun anggaran 2016. Saat itu dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas Pasar.

Pihak Kejaksaan menyebut, hasil penyidikan ditemukan kerugian negara mencapai Rp. 541 juta. Karena diketahui ada sejumlah item proyek yang tidak dikerjakan, ditambah ada pembangunan yang tidak sesuai.

Anggaran rehabilitasi Pasar Hewan itu sendiri mencapai Rp. 3,1 miliar dari APBD Lumajang dan Dana Alokasi Umum (DAU). Kemudian masih ada kemungkinan tersangka lainnya, dengan melihat pengembangan selanjutnya.

Selain Yos Sudarso, Kejaksaan juga menetapkan satu tersangka lain. Yakni direktur dari CV San Ken, Tri Yani Rahayu sebagai pihak rekanan proyek tersebut. Keduanya kemudian ditahan dan dibawa ke Kejaksaan Tinggi Surabaya. (cho/fit)