Tingkatkan Produksi Pertanian di Lumajang, Program Irigasi Lancar Diluncurkan

Launching Program Incar. (cho)
Lumajang, Motim - Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) meluncurkan program inovasi Irigasi Lancar (Incar). Yakni sebuah program untuk memaksimalkan jaringan irigasi pertanian di Lumajang.

Program tersebut secara resmi diluncurkan oleh Bupati Thoriqul Haq bersama Kepala DPUTR Drs. Karna Suswandi, MM, Jumat (6/12) pagi di Sendang Wiraraja, Desa Wonorejo Kecamatan Kedungjajang.

Karna menjelaskan, Program Incar terinspirasi dari kebersamaan serta kekompakan Bupati dan Wakil Bupati Lumajang sejauh ini. "Ini yang mengilhami Dinas PUTR menjadikan inovasi Incar. Karena keduanya ini sangat luar biasa," jelasnya.

Menurutnya, pemerintah memang memiliki kewajiban untuk secara terus menerus memberikan pelayanan pada masyarakat. Salahsatunya adalah pelayanan bagi para petani.

"Para petani menginginkan agar pertanian bisa tumbuh berkembang dengan baik. Sehingga hasil pertanian akan terus meningkat," ucap dia.

Melalui Program Incar ini, salahsatu wujudnya adalah pemeliharaan jaringan irigasi Sumber Kokap yang berada di sekitar Sendang Wiraraja. Pemeliharaan itu perlu, karena sumber tersebut mengairi puluhan hektare sawah di sana.

"Sumber Kokap ini potensinya untuk 39 hektare," jelasnya. Selain itu, di kawasan tersebut juga ada sumber lainnya. Seperti Sumber Rojo yang mengairi 14 hektare dan Sumber Plutup untuk 18 hektare.

Lanjutnya, pertanian organik yang ada di kawasan itu memiliki potensi yang besar. "Potensi organiknya luar biasa. Ini sangat baik untuk dikembangkan," ujarnya.
Bupati memberikan santunan. (cho)
Sementara Bupati Thoriqul Haq menambahkan, pihaknya juga akan memprioritaskan pertanian organik. Sedangkan produktifitas pertanian di Lumajang sejauh ini juga tinggi.

"Kita sudah surplus 468 ton. Karena konsumsi kita sekitar 200 ribu ton," pungkasnya. 

Sebelum peresmian dilakukan, ada giat sosial yang dilakuakm. Bupati memberikan santunan kepada 50 duafa dan 20 yatim piatu berupa beras dan uang. (fit)