Tol Probolinggo-Lumajang Diperkirakan Menelan Rp 4,7 Triliun

Lumajang, Motim - Rencana pembangunan Tol Probolinggo-Lumajang dipastikan bisa terrealisasi. Karena usulan tersebut sudah disetujui oleh pemerintah pusat. Presiden Joko Widodo telah menyetujui melalui Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019.
Bupati Lumajang Thoriqul Haq
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq
Dalam lampiran Perpres yang disebarluaskan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq di media sosial, terlihat pembangunan itu diperkirakan akan menelan dana hingga Rp 4,7 Triliun. Dana sebesar itu akan didapat dari Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Bupati menjelaskan, dalam skema KPBU ini, proses pembangunan jalan tol akan semakin cepat karena melibatkan pihak swasta secara aktif. Kemudian pembangunan jalan tol juga tidak bergantung APBN.

“Apabila 2020 bisa dimulai langkah detailing teknis terkait trase jalur, exit tol, area lahan yang digunakan. Maka 2021 sudah bisa dimulai untuk perencanaan lahan sekaligus pembebasan lahan. Berikutnya, konsolidasi konstruksi bisa diharapkan di tahun 2022 hingga 2023,” harap bupati.

Ia optimis ketika jalan tol rampung, potensi Lumajang dari semua sektor akan semakin tumbuh dengan cepat. Menurutnya kemudahan akses jalan itu akan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Seperti sektor pariwisata, produk unggulan pertanian dan semakin menarik investor.

“Target utamanya adalah pertumbuhan ekonomi semakin meningkat dan masyarakat Lumajang semakin sejahtera,” pungkasnya. (fit)