Tunggu Perencanaan Teknis, Pembebasan Lahan Tol Baru Dibahas

Lumajang, Motim - Rencana Pembangunan Tol Probolinggo-Lumajang sudah menjadi program prioritas nasional sesuai Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019. Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menegaskan, saat ini progresnya terus berjalan.
Bupati Lumajang Thoriqul Haq
Bupati Lumajang Thoriqul Haq
Namun disinggung soal pembebasan lahan, Ia mengatakan hal itu baru akan dibahas setelah perencanaan teknis dirampungkan. Rencananya mulai tahun depan perencanaan teknis itu bisa dilaksanakan.

“Mulai 2020 perencanaan teknisnya. Mulai dari trasenya, penggunaan lahan, dan proses-proses yang lain. Itu menjadi perencanaan awal untuk pembangunan jalan tol,” katanya pada sejumlah awak media.

Setelah semua itu selesai, baru dibahas soal pembebasan lahan. “Disiapkan dulu lahannya, exit tolnya dimana, lewatnya dimana. Kemudian kita sosialisasi pada masyarakat. Bagi tanah yang dimiliki masyarakat pasti ada ganti rugi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pembangunan Tol Probolinggo-Lumajang diperkirakan membutuhkan biaya hingga Rp 4,7 triliun. Nominal sebesar itu akan didapat melalui Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Mekanismenya pakai KPBU. Itu artinya sebagian besar akan dibiayai oleh swasta. Boleh konsorsium, boleh join dengan yang lain, boleh berbagi modal. Agar anggaran secara keseluruhan bisa terpenuhi,” pungkasnya.(fit)