Antisipasi Harga Naik, Warga Dihimbau Tanam Cabai

Lumajang, Motim - Harga cabai saat ini mengalami kenaikan yang signifikan. Termasuk di pasar yang ada di Lumajang. Untuk itu Dinas Ketahana Pangan Lumajang menghimbau warga agar juga menanam cabai sendiri di rumahnya.
Cabai di Pasar Lumajang
Cabai di Pasar Lumajang
“Kan ada program KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari), dimana program ini memanfaatkan lahan di sekitar rumah. Baik itu melalui polibek atau hidroponik. KRPL ini dalam rangka menyediakan cadangan pangan,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lumajang, Sutan Wardono, Jumat (24/1).

Lanjutnya, manfaat KRPL menurutnya akan dirasakan betul seperti saat ini. Dimana ada sayuran yang harganya naik. “Misal ada tomat atau cabai naik harganya, masyatakat tidak perlu bingung walaupun harga naik. Karena masing-masing keluarga punya cadangan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, sebenarnya menanam cabai di rumah bisa dilakukan dengan mudah. Cukup ditanam di polibek saja. “Di polibek cukup, mungkin kalau kita bisa memelihara, satu tanaman cabai bisa menghasilkan seperempat kilogram dalam sekali panen,” ujarnya.

Tak hanya itu, program KRPL menurut Sutan juga bisa mencegah adanya kenaikan harga. Misal jika kebutuhan cabai selalu tercukupi tentu tidak akan ada kenaikan harga. Karena saat ini harga cabai naik akibat stoknya di Lumajang berkurang dan harus disuplai dari luar daerah.

“Saya kira kalau kebutuhan masyarakat sebanding dengan ketersediaan, harga juga tidak akan naik,” pungkasnya. (fit)