BNN akan Lebih Fokus Pencegahan Narkoba di Sekolah

Lumajang, Motim - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lumajang, AKBP Indra Brahmana mengunjungi Kantor Memo Timur Biro Lumajang, Senin (20/1). Dalam kesempatan itu AKBP Indra berbicara banyak tentang masalah narkoba di Lumajang khususnya.
Kepala BNN Lumajang mendatangi Kantor Memo Timur
Kepala BNN Lumajang mendatangi Kantor Memo Timur
Ia menyampaikan, di tahun ini akan lebih fokus lagi dalam mengatasi masalah nakorba di kalangan pelajar. Karena saat ini, pelajar dinilai rawan terjerat masalah narkoba. Pihaknya akan lebih gencar ke sekolah-sekolah dari tingkat SD, SMP, SMA maupun yang sederajat.

“Untuk pencegahan, kita akan sosialisasi bahaya narkoba. Kita akan fokuskan di sekolah-sekolah,” katanya.

Sejauh ini BNN juga akan aktif melakukan komunikasi dengan sekolah-sekolah. Bukan hanya soal pencegahan, namun juga penanganan terhadap pelajar yang positif sebagai pengguna narkoba. Nantinya mereka akan direhabillitasi oleh BNN.

“Mungkin banyak siswa atau orangtua, kalau ketahuan (positif pengguna nakorba) masih merasa takut untuk direhabilitasi. Kita akan berikan pemahaman dan secara persuasif kepada sekolah-sekolah dan orang tua,” ucapnya.

AKBP Indra menegaskan, rehabilitasi pada pecandu atau pengguna narkoba perlu dilakukan secepatnya. “Jangan sampai terlambat kalau didiagnosis sejak awal. Kita jalankan program rehabilitasi di BNN,” tuturnya.

Lanjutnya, pengguna atau orangtuanya tidak perlu takut sanksi hukum jika akan mengikuti rehabilitasi. “Kalau dilakukan secara sukarela itu tidak akan berkaitan dengan sanksi hukum,” kata Indra.

Ia menegaskan, rehabilitasi tersebut bisa sukses jika pecandu atau pengguna memang niat mengikuti rehabilitasi. “Lakukan ini dengan sukarela, dengan niat. Supaya dengan hati, tanpa tekanan, dan ikhlas, itu akan berhasil,” tegasnya.

“Jadi jangan takut bayangan. Karena itu tadi, melapor baik-baik ke BNN kita fasilitasi. Supaya terlepas dari sanksi hukum. Kan lebih baik begitu daripada ditangkap,” pungkasnya. (fit)