Deadline 3 Bulan, Desa Harus Selesai Menyusun RPJMDes

Sosialisasi Penyusunan dan Pembentukan Tim Penyusun RPJMDes di Desa Karangsari. (fit)
Lumajang, Motim - Setelah 158 Kepala Desa (Kades) hasil Pilkades Serentak dilantik, ada salahsatu tugas penting yang harus mereka laksanakan. Yakni menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).

Pemerintah Desa diberi waktu selama 3 bulan untuk menyusun RPJMDes. Batas akhirnya, pada 10 April 2020 harus selesai dan dilaporkan ke Bupati Lumajang Thoriqul Haq melalui camat masing-masing.

“Jadi ada waktu 3 bulan,” kata Sekretaris Kecamatan Sukodono Siwandono ketika membuka Sosialisasi Penyusunan dan Pembentukan Tim Penyusun RPJMDes di Balai Desa Karangsari, Kamis (16/1).

Lanjutnya RPJMDes ini disusun untuk dilaksanakan dalam jangka waktu 6 tahun kedepan atau sesuai masa jabatan kades. “Dalam 6 tahun itu, nanti diurai per tahun kegiatannya,” kata Siwandono.

Dalam penyusunan RPJMDes, Ia menegaskan, juga harus memperhatikan visi misi dari Pemerintah Kabupaten. “Tidak boleh beda jauh dengan kabupaten,” katanya.

Sementara para kades sudah mengikuti Workshop Penyusunan RPJMDEs di Gedung Narawita Agung, Kamis (16/1). Bupati yang hadir dalam kesempatan itu, menyampikan agar desa fokus pada keunggulan dan infrastruktur.

"Saya punya harapan fokus terhadap masing-masing keunggulan desa, sambil mencari jalan problem yang ada di desa diselesaikan," harapnya.

Ia memandang infrastruktur menjadi fokus utama pembangunan desa karena menjadi kebutuhan dasar masyarakat dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Thoriq juga berharap arah kebijakan pembangunan, keuangan, umum, dan program prioritas desa harus menjawab problem yang ada.

"Fokus prioritas utama bagi desa yang infrastruktur utama belum dipenuhi, tolong dipenuhi dahulu," tuturnya. (fit)