Diduga Mabuk, Pemuda Desa Kedawung Bacok Temannya

Kondisi korban saat perawatan tim medis (cho)

Lumajang, Motim - Diduga karena pengaruh minuman keras oplosan, seorang pemuda bernama Lukman warga Dusun Krajan, Desa Kedawung, Kecamatan Padang, tega membacok sahabat karibnya yang tak lain tetangganya menggunakan sebilah celurit.

Akibat kelakuan diluar kesadarannya itu, Hartyo mengalami luka bacok pada bagian kepala, perut juga paha sebelah kanan.

Peristiwa berdarah akibat Miras oplosan ini terjadi  pada Senin (30/12) sekira pukul 16.15 Wib, usai pesta miras oplosan di rumah korban.

"Ini terjadi karena kurangnya pengawasan orang tua terhadap perilaku anak hingga salah pergaulan. Kalau sudah begini semua dibuat repot," kata Rofai tokoh masyarakat setempat.

Kapolsek Padang Iptu Toni Supartono saat dikonfirmasi Memo Timur membenarkan kejadian tersebut."Sudah ditangani unit Reskrim Polsek Padang," ujarnya.

Kapolsek Padang menjelaskan kejadian bermula sore itu antara korban dengan pelaku pesta miras oplosan bertempat di rumah korban.

Saat keduanya dalam pengaruh Miras oplosan terjadi kesalahfahaman sehingga terlibat cekcok mulut. Tak terima, pelaku  pulang ke rumah beberpa menit kemudian datang lagi sambil membawa senjata tajam jenis celurit.

Tanpa basa basi pelaku pun langsung membacokkan ke arah korban melukai kepla perut juga paha. Beruntung kejadian itu diketahui warga kemudian dilerai.

Korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto sedang pelaku diamankan ke Polsek Padang lengkap dengan barang bukti sebilah celurit. "Kondisi korban terus membaik,"
ungkapnya.

Saat ditanya apakah pelaku sudah ditahan, Iptu Toni Supartono mengatakan sudah ditahan dan sudah dilimpahkan ke Sat Reskrim Polres Lumajang. "Sudah kami tahan," pungkasnya. (cho)