Gauli Istri Teman, Sutris Dihajar Hingga Mandi Darah

Lumajang, Motim - Memergoki istrinya berduaan dengan lelaki lain di dalam kamar rumahnya, ketua RT emosi lalu menyeret keluar lelaki penghancur rumah tangga orang dan menghajarnya menggunakan sepotong kayu.
kondisi saat sebelum dievakuasi
Kondisi saat sebelum dievakuasi
Lelaki bejat yang diketahui bernama Sutris (47), warga Dusun Kloposawit, Desa Bodang, Kecamatan Padang, ambruk dengan kondisi luka lebam dan robek pada bagian kepalanya.

Usai menghajar korban, ketua RT bernama Sunan (45), warga yang sama terus menyerahkan diri ke Polsek Padang.

Sedang korban oleh warga dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang untuk segera mendapat penanganan medis atas lukanya.

“Kejadiannya Jum'at (17/1), sekira pukul 11.30 WIB. Lokasi kejadiannya ya di rumah Sunan sendiri,” tutur Kapolsek Padang, Iptu Toni Supartono.

Siang itu pelaku sedang bekerja di luar, tiba-tiba punya firasat buruk atas keluarganya, pelaku pun terus pulang ke rumahnya. Saat mau masuk ke kamarnya, pelaku kaget, karena terkunci dari dalam. Padahal menurut pelaku kamar pribadinya itu tidak pernah dikunci.

Curiga ada yang tidak beres, pelaku langsung mendobrak pintu kamarnya hingga kuncinya jebol.

Betapa kagetnya pelaku ketika melihat Nanik (36), istrinya sedang berduaan dengan korban dalam kondisi keduanya tanpa busana.

Pelaku kalap terus menghajar korban hingga luka parah pada bagian kepalanya. “Pelaku menghajar korban itu secara spontan, emosinya muncul saat melihat istrinya digauli Sutris,” ungkapnya.

Kapolsek Padang juga menyampaikan perbuatan pelaku dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan bisa dipidana hukuman 5 tahun penjara.

“Proses olah TKP sudah kami lakukan. Sunan juga sudah diamankan berikut barang bukti (BB),” ungkapnya lagi.

Saat ditanya status Sutris dalam kasus ini, Toni Supartono menyampaikan status Sutris sebagai korban juga tersangka.

“Status keduanya sama-sama sebagai tersangka juga korban,” pungkas Toni. (cho)