Jatah Blangko E-KTP dari Pusat Masih Kurang

Lumajang, Motim - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Lumajang telah mendapat jatah 10 ribu keping blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) di awal Januari 2020. Namun juga tersebut dinilai masih kurang.
Pelayanan adminduk di Kantor Kecamatan Lumajang
Pelayanan adminduk di Kantor Kecamatan Lumajang
Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati menyampaikan, jumlah 10 ribu blangko yang diberi oleh Pemerintah Pusat belum cukup. Karena saat ini ada 20 ribu lebih E-KTP yang belum tercetak. Sebagai gantinya, untuk sementara masyarakat hanya mendapat surat keterangan saja.

“Untuk itu ke depan, kami akan terus mengecek setiap kantor pelayanan di kecamatan, sehingga nantinya kekurangan blangko akan dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk pemerintah pusat, agar dimohon dapat segera bisa mencukupi kebutuhan di daerah-daerah,” katanya.

Namun pihaknya akan terus mengupayakan agar ketersedian blangko E-KTP bisa tercukupi secara menyeluruh. Pemerintah akan terus berupaya untuk dapat mencukupi blangko e-KTP, dengan meminta terus ke pemerintah pusat,” ujarnya.

“Karena ini akumulasi dari keterlambatan tahun kemarin sehingga jumlahnya semakin banyak,” lanjutnya saat mengunjungi Kantor Pelayanan Adminduk Kecamatan Lumajang, Senin (20/1/2020).

Indah juga menyampaikan, bahwa saat ini pemerintah kabupaten/kota tidak diizinkan untuk mencetak blangko E-KTP sendiri. Jadi, semua blangko e-KTP di sediakan oleh pemerintah pusat. (fit)