Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak Meningkat

Lumajang, Motim - Kasus kekerasan pada perempuan dan anak di Lumajang mengalami peningkatan. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Lumajang, dr. Rosyidah menyebutkan pada 2019 ada 30 kasus kekerasan.
Rapat Koordinasi PPT PPA Lumajang Tahun 2020
Rapat Koordinasi PPT PPA Lumajang Tahun 2020
Sedangkan pada tahun sebelumnya, pada 2018 tercatat ada 23 kasus yang menimpa perempuan dan anak. “Dapat disimpulkan bahwa angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Lumajang mengalami kenaikan,” katanya, Rabu (22/1).

Untuk mengatasi ini, Ia berharap adanya kerja sama dengan perangkat daerah yang terkait. “Karena pelayanan pencegahan dan penanganan terhadap kekerasan perempuan dan anak ini adalah suatu pelayanan terpadu,” ucapnya.

Tak hanya itu, Ia juga berharap masyarakat ikut berperan dalam mencegah dan menangani adanya tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Lumajang. Menurutnya, keterlibatan publik sangat diperlukan sebagai upaya untuk menekan tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Oleh karena itu, pihaknya akan lebih gencar untuk melakukan sosialisasi dan mengoptimalkan pelayanan di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPT PPA).

“Kami akan terus melakukan sosialisasi dan mengoptimalkan pelayanan di PPT PPA dalam mencegah dan menangani korban kekerasan, agar kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Lumajang dapat ditekan seminim mungkin,” ujarnya. (fit)