Keberadaan Jalan Tol Diyakini Bisa Kurangi Pengangguran

Lumajang, Motim - Rencana pembangunan Tol Probolinggo-Lumajang sudah medapat kepastian dari Presiden Joko Widodo melalui Perpres No. 80 Tahun 2019. Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menegaskan, keberadaan tol ini juga diyakini bisa mengurangi angka pengangguran.
Gubernur Khofifah dalam Rapat Koordinasi dan Sinergi Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun 2020
Gubernur Khofifah dalam Rapat Koordinasi dan Sinergi Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun 2020
Menindaklanjuti Perpres itu, Thoriq mengikuti Rapat Koordinasi dan Sinergi Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun 2020 di Convention Hall Grand City, Surabaya, Kamis (9/01). Rakor ini membahas kesiapan Jawa Timur mengimplementasikan Perpres No. 80 Tahun 2019.

Bupati menyambut baik Perpres ini karena memuat pembangunan infrastruktur yang akan mempermudah akses menuju Lumajang. Tentu hal ini menurutnya akan berdampak pada meningkatnya perekonomian di Lumajang.

“Harapan kita adalah tol bisa membuat pertumbuhan ekonomi lebih signifikan, investasi masuk dan pengangguran terkurangi, pariwisatanya bisa tumbuh, pertaniannya tumbuh, orang yang berkunjung ke Lumajang semakin banyak, perputaran uang di Lumajang semakin banyak, harapan itulah yang terus kita follow up,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah menjelaskan Perpres ini tentang percepatan pembangunan ekonomi di kawasan Gerbangkartosusila (Gresik-Bangkalan-Mojokerto, Surabaya-Sidoarjo-Lamongan), kawasan BTS (Bromo-Tengger-Semeru) dan kawasan Selingkar Wilis hingga Lintas Selatan.

Dalam percepatan pembangunan ekonomi di kawasan tersebut, dalam Perpres ini disebutkan akan dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. Pemerataan pembangunan dengan pembangunan kewilayahan menjadi bagian yang sangat penting untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur.

“Perpres ini akan mengantarkan Jawa Timur menjadi provinsi terdepan di Indonesia,” pungkasnya. (fit)