Kebersihan di Rusunawa Kurang Diperhatikan

Lumajang, Motim - Kebersihan di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Lumajang dinilai kurang diperhatikan. Bupati Lumajang, Thoriqul Haq pun meminta, agar Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Lumajang mengontrol dan memperhatikan kebersihan lingkungan di sana.
Salahsatu ruangan di Rusunawa Lumajang
Salahsatu ruangan di Rusunawa Lumajang
“Saya minta, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman mengontrol dan memperhatikan kebersihan Rusunawa, sehingga lingkungan hunian Rusunawa tetap terjaga kebersihannya,” katanya saat meninjau kawasan Rusunawa Lumajang, Rabu (22/1/2020).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lumajang sempat berkeliling untuk melihat beberapa fasilitas umum yang ada di Rusunawa, seperti halnya Aula Warga, Tempat Parkir, Musala dan Tandon Air.

“Ini dibersihkan dan dirapikan semuanya ya. Ojok koyok ngene rek, dibereskan ya,” ujarnya.

Kepala Bidang Kawasan Permukiman DPKP Lumajang, Bagong Suharno menjelaskan, bahwa jumlah penghuni yang menyewa Rusunawa dibatasi maksimal selama enam tahun. Setelah itu mereka diharapkan bisa memiliki tempat tinggal sendiri.

Adapun persyaratan utama masyarakat yang ingin menyewa Rusunawa, adalah penghuni harus sudah berstatus menikah dan menempati bersama keluarga. Dan, untuk biaya sewa dan peruntukan dari masing-masing lantai itu bervariasi. (fit)