Marak Pencurian Sapi, SKD Harus Lebih Aktif

Lumajang, Motim - Pencurian sapi kembali marak di Lumajang akhir-akhir ini. Untuk itu, Satgas Keamanan Desa (SKD) yang sudah dibentuk di semua desa, diminta untuk lebih aktif lagi. Karena mereka bisa membantu meminimalisir terjadinya aksi pencurian sapi.
Pencurian sapi yang berhasil digagalkan
Pencurian sapi yang berhasil digagalkan
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq pun berharap agar SKD di seluruh Lumajang kembali aktif berpatroli. Kemudian kegiatan siskamling di kampung-kampung juga harus kembali digalakkan agar kasus pencurian sapi dapat ditekan.

Pihaknya bersama dengan polisi dan TNI juga telah melakukan patroli gabungan di daerah yang dinilai rawan terjadinya aksi pencurian sapi. Seperti di wilayah Kecamatan Randuagung. “Patroli di Desa Ranulogong, Randuagung untuk memastikan situasi pengamanan di desa dan memastikan SKD berjalan efektif atau tidak,” ujarnya.

Patroli yang dilakukan ini berdasarkan laporan pencurian sapi di Desa Ranulogong, Kecamatan Randuagung. Dari hasil penelusurannya, Ia mendapati bahwa SKD di wilayah tersebut tidak berjalan maksimal.

Thoriq pun meminta agar Camat Randuagung, Kutum Hadi Kasiyan berkoordinasi dengan Danramil dan Kapolsek Randuagung. Agar bersama-sama mengaktifkan kembali kegiatan patroli malam untuk mencegah tindak kriminalitas, khususnya pencurian sapi.

“Pak Camat, pastikan ya, koordinasi sama Pak Kapolsek dan Pak Danramil, turun lagi,” perintahnya. (fit)