Miliki Alat Berat Sendiri, Penanganan Longsor Bisa Dilakukan Lebih Cepat

Lumajang, Mootim - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang akhirnya memiliki alat berat sendiri. Diharapkan dengan adanya alat berat jenis loader itu, penanganan bencana alam khususnya longsor bisa dilakukan lebih cepat.
Alat berat milik BPBD
Alat berat milik BPBD
Sebelumnya, untuk penanganan longsor, jika BPBD membutuhkan alat berat masih harus menyewa. Alat berat milik BPBD ini juga sudah dicek langsung oleh anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lumajang, Selasa (7/1).

“Dari Komisi B sudah melihat dan mengecek kesiapan dari alat berat ini, termasuk untuk opearatornya,” kata Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo.

Angggota Komisi B memastikan alat berat itu sudah siap digunakan sewaktu-waktu untuk penanganan bencana di Lumajang. Karena saat ini cuaca ekstrem diprediksi bisa terjadi sewaktu-waktu.

Wawan menjelaskan, rencananya alat berat ini akan disiagakan di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Agar dekat dengan titik rawan longsor, yakni di jalur Piket Nol.

Namun BPBD masih berkoordinasi dengan pihak Muspika di sana. “Karena minimal harus ada yang menunggu nanti. Bagaimana nanti teknisnya, kita masih koordinasi dengan Muspika Candipuro,” ucapnya.

Sementara untuk operator, Wawan menegaskan, sudah ada 5 orang yang teruji dan bersertifikat. Nanti mereka bisa bergantian ketika melakukan penanganan longsor. “Jadi bisa gantian, karena maksimal operator bekerja 5 jam. Ketika capek, baru diganti operator lain,” pungkasnya. (fit)