Pelaku Pembacokan di Selok Awar-Awar Berhasil Ditangkap

Sugeng saat diamankan petugas. (cho) 
Lumajang, Motim - Setelah kabur selama tiga hari, akhirnya Sugeng Krisnawandono (30), warga Dusun Krajan, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, pelaku pembacokan terhadap Ahmad Rizki Jailani (26), warga yang sama berhasil ditangkap unit Reskrim Polsek Pasirian.

Sugeng ditangkap pada Sabtu (4/1) sekira pukul 17.10 diwilayah Kecamatan Candipuro lengkap barang bukti sebilah celurit yang digunakan menganiaya korban dan sehelai kaos dan celana penuh darah.

"Sugeng sudah diamankan di rumah tahanan Polsek Pasirian. Perbuatannya itu dijerat pasal 351KUHP tentang penganiayaan, di"kata Kapolsek Pasirian Iptu Agus Sugiharto, SH, MH.

Penganiayaan yang dilakukan Sugeng terhadap korban terjadi pada Rabu (1/1) pagi hari bermula Sugeng datang ke rumah korban untuk pesta tahun baru dengan meminum miras oplosan antara anggur dan bir sambil makan sate.

Saat keduanya dalam pengaruh alkohol, tiba -tiba pelaku mengambil Handphone milik korban yang tengah cas. Namun, oleh korban Handphone itu diminta oleh pelaku dikembalikan.

Hal itu membuat pelaku tersinggung dan marah lalu mengambil celuritnya terus menganiaya korban hingga perutnya mengalami luka bacok.

Usai melukai korban, pelaku kabur. Berkat kerja keras, akhirnya pelaku berhasil ditangkap. "Pelaku mengakui perbuatannya dan sudah ditetapkan sebagai tersangka,"tegas Kapolsek Pasirian. (cho)