Polres Gandeng Polda Usut Penemuan Mayat Tanpa Kepala

Lumajang, Motim - Polres Lumajang menggandeng Polda Jawa Timur untuk mengusut penemuan mayat tanpa kepala di Pantai Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Minggu (19/1). Tim Disaster Victim Identification (DVI) Dokkes Polda Jatim sudah tiba di Lumajang, Selasa (21/1).
Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar
Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar
Kapolres Lumajang, AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, Tim DVI langsung mulai melakukan pemeriksaan potongan tubuh tersebut di hari itu juga. Dengan pemeriksaan itu, diharapkan mayat tersebut bisa segera teridentifikasi.

“Kami berharap pemeriksaan ini dapat mengungkap umur, jenis kelamin, ras dari potongan tubuh itu,” katanya pada wartawan di RSUD dr. Haryoto Lumajang.

Ketika sudah teridentifikasi, tentu nanti Polres Lumajang akan secara resmi menginformasikan pada masyarakat. Sehingga masyarakat yang merasa kehilangan saudara atau keluarga bisa datang dan melapor ke Polres Lumajang.

“Mungkin ada saudaranya atau mungkin keluarganya yang hilang di laut dalam satu atau dua pekan yang lalu,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga sekitar Pantai Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian digegerkan dengan penemuan sesosok mayat. Kondisi mayat laki-laki itu tanpa kepala dan sudah membusuk.

Saat ditemukan tubuhnya sudah tidak utuh. Selain kepala, bagian tubuh dada ke atas sudah tidak ada. Mayat yang diperkirakan sudah meninggal lebih dari seminggu yang lalu ini, masih mengenakan celana kolor warna biru. (cho/fit)