Program Labelisasi Rumah Penerima PKH akan Dievaluasi Akhir Bulan

Lumajang, Motim - Program labelisasi rumah penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Lumajang sudah mulai dilaksanakan secara serentak di 21 kecamatan. Nantinya, pada akhir Januari 2019, akan ada evaluasi terkait pelaksanaan program tersebut.
Labelisasi rumah penerima PKH
Labelisasi rumah penerima PKH
Seperti diketahui, penandaan rumah ‘Keluarga Miskin’ pada tembok rumah penerima bantuan PKH, salah satunya untuk mengetahui mana keluarga yang benar-benar tidak mampu. Jadi, bagi keluarga yang dinilai mampu, diharapkan bisa mengundurkan diri.

Kepala Dinas Sosial Lumajang, Dewi Susiyani menyampaikan, memang dari informasi para pendamping PKH, sudah ada beberapa keluarga yang merasa mampu, siap mundur setelah adanya program labelisasi ini.

“Nanti akhir Januari akan kita evaluasi. Karena informasi dari teman-teman pendamping PKH, ada beberapa yang akan mundur,” ujarnya.

Jadi pihaknya, untuk sementara saat ini masih belum menerima laporan resmi berapa jumlah keluarga yang mundur setelah adanya program labelisasi tersebut. “Belum ada laporan yang masuk warga yang mundur,” ucapnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Bupati Lumajang, Thoriqul Haq secara simbolis telah mengawali program ini pada awal Desember 2019 lalu. Pada saat itu bupati menandai sejumlah rumah di Kelurahan Jogotrunan dengan tulisan 'Keluarga Miskin' menggunakan cat semprot. (fit)