Seks Bebas Penyebab Tingginya Kasus HIV/AIDS di Lumajang

Lumajang, Motim - Kasus HIV/AIDS di Lumajang diketahui sangat tinggi. Dilaporkan, sepanjang 2019 ada 774 penderita. Dinas Kesehatan Lumajang menyebut, seks bebas menjadi penyebab tinggi kasus HIV/AIDS.
Dinas Kesehatan Lumajang dr. Bayu Wibowo Ignasius
Dinas Kesehatan Lumajang, dr. Bayu Wibowo Ignasius
“Di Lumajang ini paling banyak melalui seks yang tidak aman atau tidak sehat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Lumajang, dr. Bayu Wibowo Ignasius pada media.

Ia menyampaikan, seks bebas banyak terjadi, salahsatunya karena sejumlah tempat prostitusi di Lumajang masih berjalan. Walaupun diketahui sudah beberapa kali upaya penutupan tempat prostitusi itu dilakukan oleh pihak terkait.

“Walau sudah ditertibkan, banyak tempat di Lumajang yang menyediakan prostitusi,” ujarnya.

Sebagai upaya menekan angka HIV/AIDS di Lumajang, pihaknya terus melakukan sosialisasi pencegahan. Masyarakat dihimbau tak melakukan seks bebas. Karena jelas itu membahayakan diriya sendiri.

“Kalau terpaksa harus pakai pengaman (kontrasepsi). Atau melakukan seks dengan pasangan setia,” ujarnya.

Selain seks bebas, penyebaran HIV/AIDS melalui penggunaan jarum suntik yang tidak benar, atau juga penularan dari ibu ke anak. Sementara untuk penularan dari ibu ke anak sudah diantisipasi saat ibu hamil.

Setiap orang hamil dicek apakah terjangkit HIV/AIDS. Jika positif, maka akan terus didampingi hingga proses kelahiran agar anaknya tidak tertular. “Kalau postif, proses kelahiran harus melalui operasi caesar,” ungkap Bayu. (fit)